MediaKulo: Kesehatan
News Update
Loading...
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Tuesday, 22 October 2019

7 Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan



MediaKulo - Kunyit adalah salah satu bumbu yang tumbuh sumbur diindonesia, orang indonesia biasa menggunakannya untuk bumbu bahan masakan mereka. Di jawa, kunyit biasa di olah menjadi sebuah Jamu tradisonal untuk kesehatan. kunyit juga bisa digunakan untuk kesehatan.

Didalam Kunyit memiliki banyak kandungan seperti kurkumin dan minyak atsiri, kurkumin memiliki peran memberikan warna kuning pada kunyit, dan minyak atsiri mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan ketika anda menghirup atau mengoleskannya pada kulit. kunyit juga mempunyai kandungan Arbinosa, glukosa, fruktosa, dammar, pati, tanin, dan mineral.

Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan


Ada banyak manfaat kunyit secara umum, masyarakat indonesia biasa menguunakan kunyit untuk pengobatan. pengobatan apa saja itu? simak penjenjelasannya berikut ini :

1. Mengobati Sakit Pada Tukak Lambung

Beberapa peneliti mengatakan, bahwa kunyit bisa mengobati dan mengatasi sakit pada tukak lambung.

2. Mengobati Maag

Kunyit juga bisa mengobati Maag, karena kunyit mengandung senyawa kurkominoid, senyawa ini terdiri dari desmotoksikumin, kurkumin dan juga bisdesmitoksikurkumin. Selain senyawa kurkuminoid, kunyit juga mengandung minyak atsiri, kalsium, lemak, karbohidrat, protein, vitamin C, fosfor dan juga zat besi

3. Mengatasi Alzheimer

Alzheimer adalah penyakit yang menurunkan daya otak manusia, berfikir dan berbicara, kunyit bisa menghambat penumpukan senyawa beta amiloid yang merusak otak.

4. Menstruasi

Menurut para penelitian, mengkonsumsi Kunyit bisa meredakan sakit pada saat menstruasi, Sebelum mendapat haid biasanya beberapa wanita mengalami sindrom pra menstruasi. Seetiap orang berbeda-beda. Ada yang merasa lemas, sakit kepala, pilek, sakit perut atau muncul banyak jerawat. Kunyit akan mendorong daya tahan tubuh anda untuk melawan PMS.

5. Kanker

kurkumin adalah pigmen kuning yang dikandung oleh kunyit, ini merupakan salah satu dari tiga curcuminoid yang dikenal dalam kunyit. Kurkumin tmenunjukkan manfaat untuk anti kanker, karena mengurangi pertumbuhan pembuluh darah baru pada tumor, penyebaran kanker, serta berkontribusi terhadap kematian sel kanker dan memperlambat penyebaran kanker payudara ke paru-paru dan bagian tubuh lain.

6. Untuk Kesehatan jantung

Ekstrak dari bumbu kunyit, memiliki antiinflamasi dan antioksidan yang dapat membantu mencegah serangan jantung. Selama operasi bypass, otot jantung dapat rusak akibat kurangnya pasokan aliran darah sehingga meningkatkan risiko pasien mendapatkan serangan jantung.

7. Menjaga Paru-paru Untuk Penderita Asma

Kunyit memiliki sifat analgesik karena mengandung bahan alami yang bisa membantu menghilangkan rasa sakit dan juga melindungi paru-paru pada penderita asma dengan menekan peradangan di bronkus.

Monday, 12 August 2019

Cara Meredakan Sakit Gigi Memakai Obat Medis



Mediakulo - Sakit gigi memang sangat mengganggu aktifitas kita, bukan hanya bikin ngilu saat makan saja, sakit gigi juga bisa sampai menyebabkan sakit kepala dan badan meriang karena demam. Kabanyakan, Anda biasanya tidak bisa langsung berobat ke dokter gigi saat masih sakit. Sementara menunggu jadwal konsultasi, Anda bisa mencoba berbagai cara alami meredakan sakit gigi sendiri di rumah atau Anda bisa beli obat di Apotik atau warung. Penasaran apa saja obat sakit gigi yang umum?


Cara Meredakan Sakit Gigi Memakai Obat Medis

Kebanyakan obat sakit gigi bisa Anda beli di apotek atau warung terdekat tanpa perlu menebus resep dokter. Namun, sebaiknya tetap konsultasi dulu ke dokter gigi untuk mencari obat mana yang paling pas buat Anda. Simak berikut ini pilihan obat sakit gigi yang paling ampuh:


1. Paracetamol

Sediakan paracetamol di rumah untuk berjaga-jaga kalau sakit. Obat ini bisa membantu Anda meredakan sakit gigi. Paracetamol adalah golongan NSAID yang meredakan nyeri akibat peradangan. Paracetamol juga dapat meringankan sakit kepala dan menurunkan demam yang sering muncul akibat sakit gigi.

Namun apabila Anda punya alergi atau masalah serius pada hati, Anda tidak dianjurkan untuk minum obat sakit gigi ini. Jadi pastikan kaai Anda membaca cara pakainya terlebih dulu pada label kemasan.



2. Hidrogen peroksida 3%

Hidrogen peroksida adalah antiseptik cair yang sering dijadikan obat kumur untuk membunuh bakteri penyebab radang gusi.

Caranya cukup mudah, anda tinggal larutkan hidrogen peroksida dengan air lalu kumur-kumur selama 30 detik. Kemudian segera buang dan kumur lagi dengan air bersih. Ingat, cairan hidrogen peroksida harus dilarutkan dulu karena bentuk murninya bisa melukai mulut dan gusi. Selain meredakan sakit gigi, obat kumur ini juga dapat mengusir bau mulut yang jadi tanda infeksi gusi.



3. Ibuprofen

Ibuprofen masih tergolong NSAID juga yang bisa menjadi cara mengobati sakit gigi beserta masalah penyerta lainnya. Tetapi, jangan minum ibuprofen saat perut kosong karena bisa melukai lambung.

Jangan sembarangan mendobel dosis dengan tujuan agar lebih cepat sembuh. Cara ini tidak terbukti lebih efektif untuk menghilangkan rasa sakit, malah membahayakan Anda. Jadi, pastikan Anda selalu membaca petunjuk pemakaian obat beserta dosis yang dianjurkan sebelum mengonsumsi obat ini.

Jika rasa sakit gigi sudah membaik, sebaiknya jangan meminum obat ini lagi.



4. Naproxen

Naproxen merupakan obat pereda nyeri yang juga sering digunakan untuk meredakan sakit gigi. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet dengan dosis 220 mg. Contoh merek obat naproxen adalah Xenifar.

Namun, Anda harus mewaspadai efek samping dari obat ini. Beberapa efek samping umum yang sering kali terjadi jika meminum obat ini adalah sakit perut, mulas ringan, diare, sembelit, perut kembung, sakit kepala, kulit gatal dan memerah, serta penglihatan kabur.

Apabila Anda disarankan menjalani operasi gigi, cabut gigi misalnya, beri tahu dokter dulu bahwa Anda sedang rutin mengonsumsi naproxen.

Jika pakai obat juga tidak kunjung meredakan sakit gigi Anda, segeralah ke dokter gigi. Mungkin dokter akan merekomendasikan obat antibiotik yang dosisnya lebih kuat atau prosedur medis tertentu. Misalnya pembersihan karang gigi (scaling), menambal gigi, perawatan saluran akar gigi (root canal), atau bahkan mencabut gigi Anda.

Cara Alami Meredakan Sakit Gigi yang Ampuh


MediaKulo - Sakit Gigi bisa sangat mengganggu kenyamanan dalam beraktivitas. Jangan hanya duduk terdiam dirumah atau bahkan menangis, segeralah atasi dengan cara meredakan sakit gigi yang ampuh berikut ini.

Sakit gigi juga bisa disebabkan oleh beberapa hal, dan rasa sakitnya pun tidak hanya pada bagian gigi, tapi juga bisa terasa hingga ke gusi dan mulut. Ada banyak cara meredakan sakit gigi tidak harus menggunakan obat-obatan yang dijual di apotek. Ada juga beberapa cara yang cukup mudah dan bahannya bisa Anda dapatkan di dapur, mulai dari rempah-rempah hingga bumbu masakan.

Baca Juga : Cara Meredakan Sakit Gigi Memakai Obat Medis

Cara Alami Meredakan Sakit Gigi Yang Ampuh

Berikut ini adalah beberapa cara meredakan sakit gigi dengan bahan alami yang bisa kamu temukan di dapur rumah Anda:


Berkumur dengan air garam

Cara pertama mengatasi sakit gigi dengan mudah adalah dengan berkumur menggunakan air garam. Cukup dengan mencampurkan satu gelas air dengan setengah sendok teh garam, kemudian gunakan untuk berkumur selama kurang lebih 30 detik, lalu buang. Air garam berfungsi sebagai desinfektan alami dan dapat meredakan peradangan pada gigi dan gusi yang nyeri.


Minyak cengkeh

Menurut beberapa survei dan penelitian, rempah yang satu ini terbukti dapat digunakan sebagai cara meredakan sakit gigi. Caranya adalah dengan menempelkan setetes minyak cengkeh yang telah dicampur satu sendok minyak zaitun ke bagian gigi yang sakit menggunakan bola kapas (cotton ball), kemudian gigit supaya tetap berada di gigi yang sakit. Anda dapat membeli minyak cengkeh di toko makanan sehat dan apotik.

Di dalam minyak cengkeh terdapat bahan kimia eugenol yang berperan sebagai antibakteri, antiradang, dan pereda nyeri, sehingga minyak cengkeh dipercaya dapat meredakan sakit gigi.
Kompres dengan menggunakan es.

Sebelum efek obat sakit gigi Anda mulai bekerja menghilangkan rasa sakit gigi, Anda bisa menggunakan kompres Metode ini juga dapat membantu mengurangi pembengkakan pada gigi dan gusi yang bengkak.

Caranya adalah dengan melapisi batu es dengan handuk atau kain, kemudian tempelkan ke bagian pipi Anda yang dekat dengan gigi yang sakit selama sekitar 20 menit, dan ulangi setiap beberapa jam.


Kunyah bawang putih

Cara meredakan sakit gigi selanjutnya adalah dengan menggunakan bawang putih. Caranya adalah dengan mengupas satu siung bawang putih terlebih dahulu, lalu potong atau belah dua. Kemudian, letakkan di bagian gigi yang sakit atau kunyah bawang putih tersebut. Bawang putih diketahui memiliki efek antibakteri yang dapat membantu melawan kuman di gigi dan mulut, serta mengurangi peradangan yang menyebabkan sakit gigi.

Selain dengan menggunakan beberapa bahan di atas, cara meredakan sakit gigi lainnya adalah dengan meletakkan kantung teh celup hangat ke bagian gigi yang sakit. Kayu manis, minyak kelapa, teh hijau, minyak oregano, daun jambu biji, kulit mangga, daun ubi jalar, dan daun bunga matahari juga banyak digunakan sebagai pengobatan untuk meredakan sakit gigi. Tetapi, belum ada bukti ilmiah yang memadai untuk memastikan efektivitasnya.

Untuk mencegah terjadinya sakit gigi, disarankan untuk membersihkan gigi secara rutin agar tidak ada bakteri yang menumpuk dan membuat gigi bertambah sakit. benang gigi (dental floss) untuk membersihkan makanan yang tersangkut di sela gigi.

Jangan biarkan sakit gigi mengganggu aktivitas Anda. Cobalah lakukan beberapa cara meredakan sakit gigi di atas, jika Anda belum bisa berkonsultasi dengan dokter atau belum membeli obat sakit gigi. Jika sakit gigi bertambah parah, jangan tunda lagi untuk berkonsultasi ke dokter gigi.

Sunday, 11 August 2019

Sakit Gigi Itu Apa? Apa Gejala dan Penyebabnya?



MediaKulo - Sakit gigi adalah kondisi ketika muncul rasa nyeri di dalam atau di sekitar gigi dan rahang. Tingkat keparahan nyeri tersebut bisa bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Sakit gigi bisa terasa secara terus-menerus, bisa juga hilang-timbul.

Sering kali sakit gigi adalah gejala dari penyakit pada gigi atau gusi. Namun pada kasus tertentu, sakit gigi dapat menjadi tanda adanya penyakit pada bagian tubuh lain yang menimbulkan nyeri yang menjalar ke sekitar gigi, contohnya adalah serangan jantung atau gangguan saraf di wajah.


Sakit gigi

Walaupun umumnya sakit gigi tidak mengancam nyawa, namun sebaiknya segera diperiksakan ke dokter gigi dan diobati, karena bisa saja disebabkan oleh hal yang berbahaya, seperti pembusukan gigi atau serangan jantung.

Penyebab Sakit Gigi

Sakit gigi biasanya muncul sebagai gejala penyakit, baik pada rongga mulut maupun bagian tubuh yang lain. Sakit gigi akibat masalah di dalam rongga mulut dapat disebabkan oleh:


  • Tumbuh gigi (biasanya dialami oleh bayi dan anak-anak)
  • Gigi patah
  • Gigi tanggal
  • Peradangan atau infeksi pada gigi atau gusi
  • Muncul nanah di gigi
  • Gusi bengkak
  • Gigi bungsu yang tumbuh tidak normal
  • Pembusukan gigi
  • Permasalahan pada kawat gigi
  • Kebiasaan menggeretakan gigi (bruxism).


Sedangkan sakit gigi yang merupakan penjalaran nyeri dari bagian tubuh lain yang mengalami gangguan, dapat terjadi pada:


  • Sinusitis
  • Penyakit jantung
  • Kanker paru-paru
  • Gangguan saraf wajah (trigeminal neuralgia).


Seseorang akan lebih berisiko untuk mengalami sakit gigi apabila:


  • Merokok
  • Menderita diabetes
  • Menderita AIDS
  • Mengonsumsi obat tertentu, seperti phenytoin atau obat imunosupresif.



Gejala Sakit Gigi

Tingkat keparahan sakit gigi sangat beragam, mulai dari nyeri yang ringan dan hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, hingga nyeri yang parah dan tak tertahankan. Rasa nyerinya sendiri dapat terasa berdenyut atau seperti ditusuk-tusuk. Selain rasa nyeri, sakit gigi dapat disertai dengan pembengkakan pada gusi, sakit kepala, dan demam.

Segera temui dokter bila sakit gigi yang Anda alami sudah berlangsung lebih dari dua hari, atau jika disertai dengan:


  • Bau busuk di dalam mulut
  • Nyeri saat mengunyah
  • Gusi bengkak
  • Sulit menelan
  • Sesak napas
  • Sulit dan sakit saat membuka mulut
  • Nyeri telinga
  • Diagnosis Sakit Gigi


Pada pasien yang mengeluh sakit gigi, dokter gigi akan menelusuri terlebih dahulu gejala yang dirasakan oleh pasien, yaitu dengan menanyakan:


  • Letak nyeri
  • Seberapa parah nyeri yang dirasakan
  • Kapan nyeri tersebut biasa muncul
  • Hal yang membuat nyeri memburuk
  • Hal yang dapat meredakan nyeri.

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan terhadap gigi, gusi, lidah, rahang, sinus, hidung, tenggorokan, bahkan leher. Kadang-kadang juga dilakukan pemeriksaan dengan merangsang gigi, misalnya dengan suhu dingin, menggigit atau mengunyah sesuatu, atau menekan gigi dengan jari.


Jika dibutuhkan, dokter akan meminta pasien untuk menjalani pemeriksaan tambahan, seperti foto Rontgen gigi dan CT scan.


Baca Juga :



Meredakan Sakit Gigi di Rumah

Jika mengalami sakit gigi, sebaiknya segera temui dokter gigi untuk mencari tahu penyebabnya, sehingga dapat diobati dengan tepat. Namun sebelumnya, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan di rumah untuk meredakan sakit gigi, yaitu:


  • Membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi (dental floss) untuk menyingkirkan plak dan sisa makanan yang tersangkut.
  • Berkumur dengan air hangat.
  • Berkumur dengan obat kumur antiseptik.
  • Mengompres pipi dengan kompres dingin apabila sakit gigi disebabkan oleh cedera.
  • Minum paracetamol untuk meredakan nyeri. Gunakan sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan obat.

Pengobatan Sakit Gigi

Pengobatan untuk sakit gigi tergantung kepada penyebabnya. Sebagai contoh:


  • Dokter akan melakukan tambal gigi jika sakit gigi disebabkan oleh gigi berlubang. Bila gigi yang berlubang sudah mengalami pembusukan, dokter gigi akan membersihkan dan mensterilkannya terlebih dahulu sebelum ditambal.
  • Dokter akan melakukan penambalan ulang jika sakit gigi disebabkan oleh kerusakan pada tambalan sebelumnya.
  • Dokter akan melakukan perawatan saluran akar gigi (root canal) jika akar gigi terinfeksi.
  • Dokter akan melakukan cabut gigi jika cara-cara pengobatan di atas tidak berhasil menyembuhkan sakit gigi. Cabut gigi juga akan dilakukan bila sakit gigi diakibatkan oleh masalah pada pertumbuhan gigi bungsu.
  • Untuk mengatasi sakit gigi yang disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter akan memberikan antibiotik.



Tindakan yang Dapat Dilakukan untuk Mencegah Sakit Gigi


Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Oleh karena itu, meski gigi Anda saat ini masih sehat, mulailah melakukan langkah-langkah berikut ini untuk mencegah sakit gigi:


  • Menyikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride.
  • Membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi (dental floss).
  • Membatasi konsumsi makanan atau minuman yang manis, misalnya cokelat, kue, dan permen.
  • Rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi, setidaknya setiap 6 bulan.
  • Berhenti merokok.

6 Cara Pengobatan Alami mengatasi gigi berlubang




MediaKulo - Gigi berlubang menjadi masalah pada gigi yang paling umum ditemui di Indonesia. Penderita gigi berlubang ini sangat tinggi di Indonesia.

Penyebabnya adalah kesadaran penduduk Indonesia akan kesehatan gigi masih sangat minim. Itu juga yang mendasari adanya program-program edukasi kebersihan mulut ke sekolah-sekolah, sebab membangun kebiasaan memang harus dilakukan dari kecil. Ketika kesadaran ini tidak ditumbuhkan, maka risiko terkena gigi berlubang pun akan bertambah.

Gigi berlubang disebabkan oleh asam yang diproduksi bakteri yang memakan gula dari makanan yang kita makan. Asam ini dapat merusak gigi. Jika tidak ditangani dengan benar, gigi berlubang dapat menyebabkan infeksi, bahkan gigi berlubang dikaitkan dengan beberapa penyakit, salah satunya adalah penyakit jantung. Lalu, bagaimana solusinya?

Anda bisa pergi ke dokter gigi, dokter akan melakukan pengecekan, sehingga dapat melakukan tindakan yang tepat untuk menangani gigi berlubang. Anda tentu pernah mendengar menambal gigi, bukan? Prosedur yang dilakukan adalah dengan mengebor gigi yang berlubang, lalu diisi dengan bahan-bahan aman untuk menambal gigi – seperti campuran perak, emas. Tapi, jika gigi sudah senut-senut namun Anda belum bisa langsung ke dokter. Seblumnya MediaKulo sudah membahas 5 Cara Mengatasi Gigi Berlubang, kali ini MediaKulo akan memberikan kamu 6 cara mengatasi Gigi Berlubang dengan beberapa pengobatan alami di rumah.

6 Cara Pengobatan Alami mengatasi gigi berlubang

Kabar baiknya, Anda bisa menemukan bahan-bahan rumahan sebagai pengobatan rasa sakit yang diakibatkan gigi berlubang. Berikut ini ada beberapa bahan dan cara yang bisa Anda coba:

1. Garam

Ya, Anda bisa gunakan garam untuk mengobati gigi berlubang. Garam mengandung antiseptik dan antibakteri. Anda bisa menggunakan air garam sebagai obat kumur untuk mengurangi peradangan serta nyeri, mengatasi infeksi, serta mencegah perkembangan bakteri di mulut. Berikut cara menggunakannya:

  • Larutkan 1 sendok teh garam dalam segelas air hangat. Kumur larutan tersebut hingga menyapu semua bagian mulut Anda selama satu menit. Selain itu, fokuskan berkumur pada area yang terdapat gigi berlubang. Anda bisa melakukan pengobatan ini 3 kali sehari sampai gejala mereda (jika disertai nyeri gigi).
  • Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan mencampurkan ½ sendok teh garam dan sari lemon. Oleskan campuran tersebut sambil memijat gusi selama beberapa menit, lalu berkumur dengan air hangat sesudahnya. Ulangi pengobatan ini 2 kali sehari dalam beberapa hari untuk membunuh bakteri.

2. Bawang putih

Bawang putih dapat berfungsi sebagai antibakteri dan sangat direkomendasikan untuk mengatasi gigi berlubang. Selain itu, bawang putih juga dapat mengurangi rasa nyeri yang muncul akibat gigi berlubang dan membuat gusi serta gigi menjadi lebih sehat. Cara mengaplikasikannya:


  • Sediakan 3 sampai 4 siung bawang putih dan ¼ sendok teh garam. Oleskan pada gigi yang berlubang atau terinfeksi, biarkan sampai 10 menit. Lalu, berkumur dengan obat kumur. Anda bisa melakukan ini dua kali sehari dalam beberapa minggu untuk mengurangi penyebaran gigi berlubang.
  • Jika Anda mengalami nyeri pada area yang berlubang, Anda juga bisa menggosokan minyak bawang putih untuk meredakan nyeri.
  • Satu hal yang paling mudah dilakukan adalah memakan bawang putih mentah. Hal ini juga dipercaya bisa memberikan hasil yang efektif.


3. Licorice (akar manis)

Menurut penelitian yang dipublikasikan pada American Chemical Society’s Journal of Natural Products, licorice alias akar manis dipercaya memiliki manfaat untuk kesehatan gigi. Terdapat senyawa licoricidin dan licorisoflavan A, yang merupakan antibakteri, berfungsi untuk mencegah pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang. Tak hanya itu, licorice juga dapat mengurangi plak pada gigi. Anda bisa menggunakan bubuk akar manis untuk menyikat gigi. Selain itu, Anda bisa menggunakan langsung batangnya yang lembut sebagai sikat gigi.

4. Kunyit

Kunyit mengandung vitamin C yang bersifat antibakteri dan antiperadangan. Manfaat yang bisa Anda peroleh berupa kesehatan gusi dan mencegah gigi berlubang dari infeksi bakteri. Cara mengaplikasikannya dengan menghancurkan kunyit menjadi bubuk, atau Anda bisa mencari bubuk kunyit di toko. Biarkan selama beberapa menit, lalu berkumur dengan air hangat. Cara lainnya, campurkan ½ bubuk kunyit dengan sedikit minyak mustard, lalu oleskan sambil memijat gigi dan gusi. Biarkan selama 10 menit, kemudian ludahkan campuran tersebut.

5. Cengkeh

Bersifat antiperadangan, analgesik, dan antibakteri membuat cengkeh menjadi salah satu bahan yang penting untuk mengatasi masalah gigi. Tak hanya itu, cengkeh juga mampu mengurangi rasa sakit dan mencegah penyebaran gigi berlubang. Berikut cara yang bisa dicoba:


  • Larutkan 2 hingga 3 tetes minyak cengkeh dengan ¼ sendok teh minyak biji wijen. Celupkan kapas pada larutan tersebut dan tepuk-tepuk pada gigi yang berlubang. Lakukan pengobatan ini pada malam hari sebelum tidur.
  • Alternatif lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengunyah seluruh cengkeh hingga terekstraksi menjadi minyak. Diamkan cengkeh tersebut di bawah lidah Anda selama beberapa menit.


6. Oil pulling

Oil pulling merupakan teknik berkumur dengan minyak. Pengobatan Ayuverdic – berasal dari budaya India – ini telah digunakan berabad lalu. Manfaat yang ditawarkan berupa oral detoksifikasi. Anda bisa menggunakan minyak kelapa, minyak biji wijen, atau minyak zaitun. Caranya adalah:


  • Ambil satu sendok makan salah satu minyak yang direkomendasikan di atas
  • Gunakan untuk berkumur selama sekitar 20 menit
  • Ludahkan (jangan menelan minyak)
  • Bersihkan mulut Anda dengan air hangat, Anda juga bisa mencampurkan garam ke dalam air
  • Lalu sikat gigi seperti biasa
  • Sebaiknya dilakukan pada pagi hari, ketika perut masih kosong


5 Cara Mengatasi Gigi Berlubang

       
MediaKulo - Gigi berlubang merupakan salah satu tanda gigi Anda tidak sehat. Kondisi ini bisa memicu timbulnya rasa sakit gigi. Kondisi ini dapat diatasi dengan penanganan tepat sesuai tingkat keparahannya.

Penyebab sakit gigi berlubang adalah plak, yaitu zat lengket di mulut yang sebagian besar tercipta akibat adanya tumpukan kuman atau bakteri yang mengubah makanan menjadi asam. Kemudian, asam pada plak bisa merusak enamel pelindung gigi hingga membuat gigi berlubang. Jika dibiarkan, plak gigi dapat menumpuk dan menjadi karang gigi yang dapat mengganggu struktur dan kesehatan gigi.


Baca Juga :



Cara Mengatasi Gigi Berlubang

Gigi berlubang seringkali tidak menimbulkan rasa sakit. Rasa sakit itu umumnya baru muncul ketika lubang pada gigi semakin membesar, memengaruhi saraf, atau menyebabkan gigi patah. Sakit gigi berlubang juga bisa terjadi usai mengonsumsi makanan atau minuman yang dingin atau panas.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan dokter untuk mengatasi rasa sakit gigi berlubang, antara lain:


1. Menambal gigi

Dokter biasanya akan menambal gigi berlubang yang telah melampaui pembusukan tahap awal. Caranya, gigi harus dibor untuk membuang bagian yang telah rusak. Setelah itu, gigi akan ditambal menggunakan zat seperti perak, emas, resin komposit atau por.


2. Memberikan fluoride

Jika lubang pada gigi masih dalam taraf permulaan alias sangat kecil, fluoride mungkin bisa dijadikan solusi untuk membantu memulihkan enamel gigi yang mengalami kerusakan. Caranya dengan menggosok fluoride berjenis cair, busa, gel, atau pernis ke gigi selama beberapa menit. Kini hampir seluruh pasta gigi telah mengandung fluoride, sehingga penanganan ini menjadi makin praktis.


3. Membuat crown gigi


Untuk kerusakan gigi yang lebih parah atau gigi rapuh, dokter kemungkinan akan membuatkan crown gigi untuk menggantikan seluruh crown (mahkota) alami gigi. Crown buatan ini dapat terbuat dari emas, porselen, resin, porselin logam lebur, atau bahan lainnya.


4. Cabut gigi


Cabut gigi dilakukan jika pembusukan di gigi sudah begitu parah, hingga tidak dapat dipulihkan dan harus dibuang. Gigi yang dicabut akan meninggalkan ruang atau celah yang memungkinkan gigi lainnya bergeser. Oleh karena itu, jika memungkinkan, disarankan untuk membuat bridge atau rangkaian gigi palsu untuk menggantikan gigi yang dicabut.


5. Perawatan saluran akar gigi


Perawatan saluran akar gigi diperlukan apabila pembusukan sudah mencapai bagian dalam gigi (pulpa) atau saraf yang sudah mati. Perawatan ini dilakukan dengan membuang jaringan saraf, jaringan pembuluh darah, dan setiap daerah yang busuk pada Setelah bersih, dokter gigi dapat melakukan tambalan atau memberikan crown, sehingga gigi tidak perlu dicabut.

Itulah 5 cara mengatasi gigi berlubang, semoga bermanfaat. Untuk mencegah sakit gigi berlubang, penting untuk merawat kesehatan gigi dengan membiasakan membersihkan gigi setelah makan, mengonsumsi makanan sehat, dan melakukan pemeriksaan ke dokter gigi secara rutin.

Saturday, 10 August 2019

Gigi Berlubang Itu Apa?




Gigi berlubang adalah kondisi di mana gigi mengalami kerusakan yang mengikis bagian luar (email) hingga bagian dalam gigi (dentin), sampai membentuk lubang. Gigi berlubang disebabkan oleh penumpukan bakteri pada mulut, sering mengonsumsi makanan yang manis, serta kebersihan mulut yang tidak terjaga.

Gigi berlubang adalah gangguan yang banyak terjadi, baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Maka dari itu, pemeriksaan gigi perlu dilakukan secara rutin, karena umumnya gigi berlubang tidak menimbulkan rasa nyeri di awal sehingga sulit dideteksi. Ibu hamil atau anak-anak yang mengalami gigi berlubang lebih baik segera berkonsultasi dengan dokter, karena pengobatan dan pencegahannya dapat berbeda.

Jika gigi berlubang tidak segeralah Mengatasi Gigi Berlubang. Jika tidak, llubang akan membesar, serta berisiko menimbulkan infeksi dan gigi tanggal.

Gejala Gigi berlubang

yang muncul pada tiap orang dapat berbeda, tergantung tingkat keparahan dan lokasi lubang pada gigi. Saat lubang masih berukuran kecil dan baru terbentuk, gejala mungkin tidak muncul atau tidak terasa. Namun, ketika kondisi sudah semakin memburuk, gejala yang akan timbul adalah:


  • Sakit gigi, terutama saat mengigit atau ketika gigi ditekan.
  • Gigi menjadi sensitif.
  • Nyeri saat mengonsumsi makanan atau minuman yang manis, dingin atau panas.
  • Terdapat lubang yang terlihat jelas pada gigi.
  • Nyeri pada gigi yang terjadi secara spontan tanpa penyebab yang jelas.
  • Terdapat bagian gigi yang berubah warna menjadi putih, cokelat, atau hitam.


Diagnosis Gigi berlubang

Pemeriksaan biasanya diawali dengan sesi tanya jawab, terutama seputar gejala yang dialami oleh pasien. Dokter gigi kemudian akan melihat kondisi mulut dan gigi, lalu menyentuh gigi dengan alat khusus untuk memeriksa area yang lunak akibat adanya kerusakan gigi.

Rontgen gigi juga dapat digunakan untuk memeriksa kondisi gigi. Foto Rontgen dapat menunjukan kerusakan yang terjadi dalam gigi, meskipun kerusakan belum terlihat dengan mata.

Baca Juga :





Pengobatan Gigi berlubang

Pengobatan gigi berlubang dapat berbeda-beda, tergantung keparahan kondisi yang dialami masing-masing pasien. Beberapa tindakan medis yang dapat dilakukan untuk mengatasi gigi berlubang meliputi:


  • Filling: Filling atau tambal gigi merupakan tindakan yang paling umum dilakukan dalam mengatasi gigi berlubang. Saat proses berlangsung, dokter terlebih dahulu akan menggunakan bor untuk membuang bagian gigi yang rusak. Gigi yang sudah dibuang bagian rusaknya kemudian ditambal dengan bahan-bahan khusus, seperti komposit resin, porselen, emas, atau perak.
  • Crown: Crown atau kurung gigi biasanya dipilih untuk mengatasi kerusakan yang lebih parah atau pada pasien yang memiliki kondisi gigi yang lemah. Crown adalah tindakan pemasangan mahkota gigi palsu di atas gigi yang rusak. Sebagian besar gigi yang rusak akan dikikis, disisakan sebagian kecil untuk tumpuan mahkota gigi palsu. Sama seperti bahan yang digunakan untuk tambal gigi, mahkota gigi palsu dapat terbuat dari emas, porselen, atau komposit resin.
  • Root canal: Root canal atau perawatan saluran akar gigi umumnya dilakukan ketika kerusakan yang terjadi sudah mencapai bagian dalam gigi atau akar gigi. Tindakan ini adalah untuk memperbaiki kerusakan yang ada tanpa harus mencabut gigi.
  • Cabut gigi: Tindakan ini biasanya dilakukan ketika kerusakan yang terjadi sudah parah dan tidak dapat dipulihkan lagi. Pemasangan gigi palsu atau implan gigi menjadi solusi untuk mengisi celah bekas gigi yang dicabut.

Gigi yang berlubang akan menimbulkan rasa nyeri, terutama jika kondisi semakin memburuk. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meredakan rasa nyeri adalah:


  • Membersihkan gigi hingga ke area yang sensitif.
  • Menghindari makanan dan minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin.
  • Mengonsumsi obat pereda nyeri, seperti ibuprofen atau diclofenac. Namun penggunaan obat-obatan ini harus berdasarkan rekomendasi dokter.


Pencegahan Gigi berlubang

Gigi berlubang adalah gangguan yang umum dan dapat terjadi pada semua orang. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya gigi berlubang adalah:


  • Menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride.
  • Membersihkan gigi dengan benang gigi setidaknya satu kali sehari.
  • Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang manis atau asam, seperti permen atau minuman ringan.
  • Mengurangi kebiasaan ngemil.
  • Jika gigi berlubang disebabkan kondisi kesehatan, seperti penyakit refluks asam lambung atau mulut kering, konsultasikan dengan dokter terkait cara mengatasinya.
  • Berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat, suplemen, atau produk herba apa pun.
Berikut ini merupakan makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi, agar kesehatan gigi lebih terjaga:


  • Buah dan sayuran kaya serat, seperti apel, bayam, dan timun.
  • Makanan tinggi kalsium, seperti kacang dan keju.
  • Permen karet rendah gula yang mengandung xylitol.
  • Teh hitam atau teh hijau tanpa gula/pemanis.

Air minum yang mengandung fluoride.
Lakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setidaknya 2 kali dalam setahun, guna mengetahui kondisi kesehatan gigi. Hal ini akan mempermudah pengobatan jika gigi mengalami gangguan dan mencegah kerusakan yang lebih parah.

Komplikasi Gigi berlubang

Beberapa komplikasi dapat timbul karena adanya gigi berlubang. Risiko tersebut meliputi:


  • Kesulitan mengunyah makanan.
  • Abses gigi yang kemudian dapat memicu komplikasi penyakit berbahaya, seperti sepsis.
  • Nyeri gigi yang berlangsung terus-menerus.
  • Gigi patah atau tanggal.

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done